Selasa, 18 Januari 2011

Sembuh dari HIV AIDS

Red. Tulisan ini diambil dari sebuah referensi dari internet, dengan catatan bahwa perkembangan terakhir dari per HIV AIDS an ternyata telah mengarah kepada penyangkalan keberadaan penyakit ini sendiri. Kelompok ini menamakan dirinya HIV AIDS Denialist, atau penolak segala bentuk praktek-praktek program HIV AIDS, termasuk di Indonesia. Diambil dari pengalaman banyak orang, yang justru menolak pemakaian obat ARV, justru mereka malahan sembuh. Ini perkembangan terakhir di banyak negara, termasuk di Indonesia. Baca referensi lainnya tentang masalah ini, dan baca juga VCO sebagai sebuah nutrisi mampu mengatasi persoalan yang ada kaitannya dengan HIV AIDS.

AIDS ( acquire immunodeficiency syndrome) merupakan penyakit kekurangan daya tahan tubuh. Penderita AIDS akan tampak kurus dan lemah karena sistem kekebalan tubulmya digerogoti oleh virus HIV.

Hasil riset menunjukkan bahwa Virgin Coconut Oil ( VCO ), yaitu asam laurat dan asam kaprat, dapat mematikan HIV pada pembiakan di laboratorium. Diperoleh informasi bahwa orang orang yang terkena AIDS menurun daya infeksi virusnya setelah memakan kelapa dan meminum santannya. Bahan yang berkhasiat menurunkan infeksi HIV adalah asam laurat yang didalam tubuh berubah menjadi monolaurin. Monolaurin ini akan memisahkan membran sel virus dengan cara melemahkan sampai akhimya terlepas. Dalam kondisi ini, virus telanjang tanpa perlindungan lagi dan akhirnya mati terbunuh oleh monolaurin ini.


Dari data Minis penelitian yang pernah dibuat oleh ahli emeritus farmakologi, konsumsi VCO sebanyak 9 sendok makan sehari dapat menurunkan daya infeksi virus selama 6 bulan. Pada kondisi tersebut, berat badan dan kondisi tubuh akan meningkat.

PENCEGAHAN DAN PENGOBATAN AIDS

Setelah melakukan penelitian selama lebih dari dua dekade, epidemi AIDS masih tetap kuat. Telah dikembangkan obat untuk membantu memperlambat perkembangan penyakit, tetapi seperti pada penyakit virus lain, tidak ada obat untuk menyembuhkannya. Namun demikian ada harapan. Salah satu bidang penelitian yang paling mengasyikkan dan aktif dengan VCO ini adalah pengobatan yang terinfeksi HIV, yang, seperti banyak organisme lain, virus HIV AIDS memiliki membran lipid yang rentan terhadap VCO. peneliti menemukan bahwa asam lemak rantai sedang (MCFA middle chain fatty acid) , khususnya asam laurat dan kaprat, efektif untuk membunuh HIV dalam kultur laboratorium. Ini membuka pintu untuk kemungkinan pengobatan HIV/ AIDS yang jauh lebih aman dibandingkan obat antivirus yang kini digunakan.

Salah satu masalah yang dimiliki obat antivirus yang digunakan untuk melawan HIV adalah karena memiliki efek samping yang tidak diinginkan, termasuk pengecilan otot, mual, muntah, anoreksia, penekanan sumsum tulang, borok, pendarahan, ruam kulit, anemia, kelelahan, dan perubahan fungsi mental. Masalah lainnya adalah virus AIDS dapat menjadi resisten terhadap obat, sering kali menjadi tidak rentan lagi terhadapnya. Gabungan tertentu resistensi virus berbeda dari pasien ke pasien. Untuk melawan strain supervirus yang resisten ini, dokter menggunakan pendekatan kena-atau-meleset dengan mencampur koktil obat AIDS yang paten. Semakin banyak obat yang digunakan, semakin besar risiko timbulnya efek samping yang tidak diinginkan. Tidak seperti pengobatan standar yang digunakan untuk mengobati HIV, yang menyerang materi genetik virus, asam lemak rantai sedang dari VCO langsung menghancurkan virus. Hampir seperti asam lemak lain yang membentuk membran lipid virus, VCO kita ini diserap oleh virus; hal ini melemahkan membran sampai menjadi sobek, sehingga membunuh virus. Kemungkinannya kecil sekah bagi virus untuk mengembangkan kekebalan terhadap mekanisme ini, jadi VCO kita ini dapat menyerang dan membunuh setiap strain HIV, bahkan supervirus yang secara genetik resisten terhadap obat.

Selama bertahun-tahun, banyak orang terinfeksi HIV yang melaporkan penurunan muatan virus ( jumlah virus dalam darah) serta perbaikan kesehatan secara umum setelah MCFA seperti yang terkadung dalam VCO kita ini. Sebagian melaporkan penurunan muatan virus sampai tingkat yang tidak terdeteksi setelah jenis MCFA selama beberapa minggu saja.
imagebam.com
Penelitian klinis pertama mengenai efektivitas MCFA untuk mengobati pasien HIV dilaporkan oleh Cornrado Dayrit, M.D., profesor emeritus di bidang farmakologi di University of the Phillipines dan mantan presiden National Academy of Science and Technology, Filipina. Dalam penetitian ini, 14 pasien HTV, berusia 22-38 tahun, dibagi menjadi tiga kelompok. Tidak satu pun pasien mendapat pengobatan anti-HIV lain selama penelitian. Pengobatan yang diujikan pada mereka adalah membandingkan monolaurin ( monogliserida dari asam laurat yang terdapat dalam VCO kita ini ) dari minyak kelapa murni. Satu kelompok ( empat pasien) diberi 22 g monolaurin setiap hari. Kelompok kedua ( lima pasien) diberi 7, 2 g monolaurin. Kelompok ketiga ( lima pasien) dapat 31/ 2 sdm VCO kita ini. Minyak yang diberikan kepada ketiga kelompok tersebut mengandung asam laurat dalam jumlah yang kurang lebih sama sebagaimana terdapat dalam monolaurin yang diberikan pada kelompok pertama. Setelah pengobatan selama tiga bulan, muatan virus telah menurun pada tujuh orang pasien. Setelah enam bulan, pada akhir penelitian, 9 dari 14 pasien mengalami penurunan jumlah virus ( dua di kelompok satu, empat di kelompok dua, dan tiga di kelompok tiga) . Sebelas pasien mengalami kenaikan berat badan dan tampak membaik.

Penelitian ini memastikan laporan acak yang mengatakan bahwa MCFA dari minyak kelapa murni memiliki efek anti HIV dan memberikan bukti klinis yang solid bahwa monolaurin serta minyak kelapa efektif dalam melawan HIV Penelitian tambahan saat ini sedang dilakukan untuk meneliti lebih lanjut mengenai penggunaan monolaurin dan VCO kita ini untuk mengobati HIV/ AIDS.

Penderita HIV sering kali menderita akibat kurang gizi dan infeksi berulang. Resistensi terhadap penyakit infeksi menurun dengan semakin berkembangnya penyakit. Mikroorgamsme oportunistik seperti Cytomegalovirus, kandida, Cryptosporidium, dan lain-lain segera mengambil alih. Seiring berjalannya waktu, tubuh menjadi hancur luluh oleh penyakit sehingga bertahan hidup menjadi tidak mungkin lagi. Asam lemak dalam VCO kita ini bukan hanya menawarkan kemungkinan menurunkan muatan HIV tetapi juga membunuh organisme berbahaya lain. Digabungkan dengan fakta bahwa asam laurat dan MCFA lain memperbaiki pencernaan dan produksi energi, hasilnya adalah kesehatan yang lebih baik secara keseluruhan.

Salah satu manfaat paling mengagumkan dari VCO kita ini adalah kemampuannya membunuh virus penyebab penyakit. Antibiotik tidak berguna untuk melawan virus, dan obat antivirus memiliki tingkat efektivitas terbatas. Obat yang digunakan untuk mengobati infeksi virus sering kali disertai efek samping yang tidak diinginkan. VCO kita ini adalah produk alami yang tidak berbahaya sebagai cara untuk membantu mencegah serta bahkan mengobati infeksi virus.

Bila Dokter sudah angkat tangan, jangan putus asa, berjuanglah bersama VCO kita ini yang telah terbukti banyak menyembuhkan berbagai penyakit. VCO kita ini yang bibuat dari jenis Buah Kelapa Pilihan segar dan tua di pohon, sehingga setiap tetes VCO telah terbukti khasiatnya dalam menyembuhkan penyakit yang kronis. 

Laura VCO adalah termasuk VCO pertama di Indonesia, langsung dari Coconut Center Indonesia (perintis VCO di Indonesia), bau dan rasanya segar dan gurih, terbuat dari buah kelapa pilihan dari pantai yang alami bukan hasil hibrida diproses 100% tanpa proses fermentasi ,tanpa bakteri / enzimatis, tanpa pemanasan, tanpa bahan kimia, tanpa bleaching, yang telah terbukti banyak menyembuhkan berbagai penyakit degeneratif, kanker, dan membunuh Virus. dll. seperti menghaluskan kulit, menghilangkan flek2 pigmentasi pada wajah dan leher, serta tangan. Juga bagi siapa yang rajin meminumnya dijamin awet muda.

APLIKASI PENYEMBUHAN


Kegunaan potensial dari VCO untuk mengobati dan mencegah berbagai jenis infeksi benar-benar mengejutkan, mulai dari flu sampai keadaan yang mengancam jiwa seperti AIDS. Mengobati orang yang terinfeksi HIV, virus penyebab AIDS, dengan memberi mereka makanan yang mengandung MCFA baru-baru ini menunjukkan bukti yang menjanjikan, dan penelitian kini sedang dilakukan di bidang ini.

Mengkonsumsi VCO mungkin merupakan solusi sederhana bagi banyak penyakit yang kita hadapi saat ini. Pengujian laboratorium menunjukkan bahwa MCFA yang ditemukan dalam minyak kelapa yang diproses secara khusus dari jenis kelapa pilihan dari hutan efektif untuk menghancurkan virus yang menyebabkan influenza, campak, herpes, mononukleosis, heparitis C, dan AIDS; bakteri yang dapat menyebabkan luka lambung, infekst tenggorokan, pneumonia, sinusitis, sakit telinga, denam rematik, gigi berlubang, keracunan makanan, infeksi saluran kemh, meningitis, gonore, dan sindrom syok toksik; jamur dan ragi yang menyebabkan kurap, kandida, dan sariawan; dan parasit yang dapat menyebabkan infeksi usus seperti glardiasis.

Hal yang mengagumkan mengenai penggunaan VCO untuk mengobati atau mencegah keadaan ini adalah bahwa walaupun mematikan mikroorganisme penyebab penyakit, minyak kelapa tidak berbahaya bagi manusia. VCO sangat efektif melawan kuman 3x lebih kuat dari pada yang terkandung di dalam air susu ibu untuk melindungi anaknya. Air susu ibu dan susu dari mamalia lain mengandung sedikit MCFA. Ini lah sebabnya mengapa mentega, yang merupakan konsentrat lemak susu, juga mengandung MCFA. Susu dengan asam lemak rantai sedangnya melindungi bayi baru lahir dari kuman berbahaya pada saat yang paling rentan dari kehidupan sementara sistem kekebalan tubuhnya masih berkembang. Ini lah salah satu alasan mengapa minyak kelapa atau MCFA ditambahkan ke dalam susu formula untuk bayi. Ibu yang mengkonsumsi minyak kelapa akan memiliki lebih banyak MCFA dalam susunya untuk membantu melindungi dan memberi gizi bagi bayinya. jika cukup aman bagi bayi baru lahir, pastilah MCFA cukup baik bagi kita. Alam membuat MCFA untuk memberi gizi dan melindungi kita dari penyakit infeksi.

Berkhasiat membantu penyembuhan berbagai penyakit diantaranya : diabetes, jantung, kelemahan fisik, Stroke, darah tinggi, wasir, maag, gagal ginjal, hepatitis, prostat, mengisolir dan melumpuhkan berbagai Virus ganas, membantu proses penetralan kolestrol secara aman dan intensif, Juga mencegah berbagai penyakit yang diakibatkan Virus.

Meningkatkan stamina, kaya dengan Vitamin DHA Omega 3+ 6, Nutrisi dan bahan alami lain yang sangat dibutuhkan untuk membantu peremajaan jaringan-jaringan tubuh dan mempercantik kulit.

Peneliti kedokteran mengembangkan obat sintetis yang mengagumkan untuk melawan infeksi, tetapi semuanya disertai oleh efek samping yang tidak diinginkan. Sebagian sangat beracun. VCO adalah senjata antimikroba dari alam, dan seperti makanan yang telah melewati ujian waktu, VCO ini sangat aman. jika Anda mengkonsumsi VCO ini secara teratur kemungkinan Anda terinfeksi penyakit sangat berkurang.

1 komentar:

Norliza Syamsurizal mengatakan...

Assalamualaikum.. sy ingat bertnya bagaimn sy ingat membeli laura vco